Prodi Pendidikan Ekonomi Gelar Semnas Dan CFP Hadapi Era Revolusi Industri 4.0
![]() |
| Penyampaian Materi Oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar, Dr. Muhamad Aziz, M.Pd |
Ambon,Cahaylensa.Com- Program Studi (Prodi) Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menggelar Seminar Nasional (Semnas) dan Call For Paper (CFP) guna menyiapkan dosen, guru dan calon guru menghadapi era revolusi industri 4.0.
Semnas dan CFP yang bertemakan "Peran dan Tantangan Dosen, Guru Ekonomi dan Akuntansi di Era Revolusi Industri 4.0" yang berlansung di Aula A Kampus B FKIP (PGSD) Unpatti, Senin (09/19) itu dihadiri oleh mahasiswa, guru, dosen, dan presenter Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar, Dr. Muhamad Aziz, M.Pd.
Tema Semnas yang digagas Prodi Pendidikan Ekonomi itu dilatarbelakangi oleh perkembangan pendidikan yang sudah harus disesuaikan dengan aturan-aturan baru dan perkembangan informasi dan teknologi (IT) yang semakin berkembang dari waktu ke waktu serta telah masuk kedalam sendi-sendi kehidupan manusia dan membuat segalanya menjadi lebih mudah, termasuk di dalamnya adalah pekerjaan yang menjadi lebih efektif dan efisien.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Dekan III FKIP Unpatti, Dr. Hasan Tuaputy, M.Pd dalam sambutannya mewakili Dekan FKIP Unpatti, Prof. Th. Laurens, M.Pd sebelum membuka kegiatan Semnas itu menyampaikan, di era sekarang ini sangat penting membangun komunikasi terutama peran guru dan calon guru dalam memahami IT, karena tanpa memahami IT maka guru dan calon guru akan tertinggal.
"karena itu guru-guru yang di tugaskan harus memahami IT. bukan hanya guru, tapi calon-calon guru juga harus dibekali dengan IT" ungkap Tuaputy
![]() |
| "Sambutan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dr. Hasan Tuaputy, M.Pd" |
Tuaputy katakan, tema yang diusung Prodi Pendidikan Ekonomi dalam Semnas itu sangat penting karena tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana dosen, guru dan calon guru dapat memahami IT dengan baik.
"saya harap juga mahasiswa ekonomi dapat mempersiapkan diri dengan memahami IT" tandasnya
Tuaputy berharap, Semnas itu dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan terutama guru dan calon-calon guru kedepan lebih baik, agar bisa menghasilkan guru-guru yang profesional dikemudian hari.
Sementara Dr. Muhamad Aziz, M.Pd dalam pemaparan materi menyampaikan, hasil riset mengemukakan kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Permasalahan kualitas SDM ini menjadi sangat penting dalam pembangunan dan era revolusi industri 4.0 saat ini.
Aziz katakan, guru dan dosen sudah dituntut untuk bekerja kreatif dan inovatif dalam dunia pendidikan untuk memperoleh informasi yang lebih lebih baik dan cepat. Bagaimana guru dan dosen melakukan proses pembelajaran dikelas dengan memanfaatkan IT agar dapat melahirkan siswa dan mahasiswa yang berkualitas.
Tambah Aziz, dengan adanya revolusi industri 4.0 di Indonesia dan revolusi industri 5.0 yang sudah dilakukan dibeberapa negara maju seperti Jepang dan negara-negara lainnya maka kita tidak bisa lagi mengandalkan literasi lama yaitu membaca, menulis dan menghitung dalam ilmu matematika secara manual saja.
"kita sebagai pendidik tentu model pembelajaran yang lama kita harus berusaha untuk meninggalkan itu dan mengarah kepada perkembangan bahwa sekarang ini bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi didalam pembelajaran kita" ujarnya
Aziz juga mengungkapkan, semua aspek kehidupan ini tidak bisa terlepas dari persoalan ekonomi, apalagi sekarang di era revolusi industri 4.0 ini semakin kuat pengaruh ekonomi dalam kaitanya dengan revolusi industri itu kedepan. Sehingga sebagai guru dan calon guru pendidikan ekonomi Aziz mengajak kita untuk harus bisa menyiapkan diri secara baik guna mengikuti perkembangan dan kemajuan yang ada. (CL-02)




Tidak ada komentar