Breaking News

Mailoa : Hati-Hati, Jangan Salah Pilih Asuransi

  • Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Gerald Mailoa


Ambon,Cahayalensa.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Gerald Mailoa menghimbau kepada masyarakat di Kota Ambon untuk berhati-hati memilih perusahaan Asuransi.

Pasalnya, terjadi penipuan asuransi yang terjadi di kota Ambon. Salah satunya perusahaan asuransi yakni PT Aksa Mandiri yang diduga merugikan para nasabah hingga ratusan juta rupiah.

Himbauan ini disampaikan, usai Komisi II DPRD Kota Ambon melakukan rapat dengar pendapat dengan sejumlah mahasiswa serta beberapa warga, yang diduga menjadi korban penipuan dari PT Aksa Mandiri, Senin Sore.

Untuk itu, komisi akan menindaklanjuti persoalan ini dengan menghadirkan pihak Aksa Mandiri dan stakeholder lainnya untuk memediasi persoalan ini.

“Jangan sampai ada terjadi penipuan seperti di beberapa asuransi. Kita tetap menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan perusahaan asuransi. Harus memilih asuransi dengan baik. Masyarakat harus hati-hati, jangan sampai tertipu,” katanya kepada Media di Balai Rakyat Belakang Soya, Selasa (21/1).

Mailoa mengaku, atas laporan yang disampaikan sejumlah warga atas PT Aksa Mandiri yang diduga melakukan penipuan terhadap para nasabah, maka akan ditindaklanjuti dengan memanggil sejumlah pihak bank maupun perusahaan tersebut.

“Tupoksi kita tetap mengutamakan masyarakat. Kalau memang ada laporan seperti itu, maka perusahaan tersebut harus membayar hak-haknya atau apa, nanti kita tanyakan. Perusahaan itu kolaps tidak. Yang pasti apa yang menjadi perjanjian di asuransi, itu yang harus dikembalikan. Tidak mungkin tidak,” terangnya.

Sementara itu, Andi Rahman, Anggota Komisi II menambahkan, masyarakat harus lebih waspada jika ingin berasuransi. Yakni masyarakat harus lebih jelih memilih perushaaan yang tepat, jika ingin berasuransi.
“Dari laporan warga dalam rapat tadi kan disampaikan, ada sekian nasabah yang dirugikan. Kita ingin agar ini tidak menimpa masyarakat lainnya. Sehingga perlu disampaikan agar warga lebih berhati-hati jika ingin berasuransi. Sehingga kedepan tidak ada korban yang lain,” imbaunya.

Ia menilai, masyarakat jangan dulu terlena dengan ajakan-ajakan yang disampaikan untuk lakukan asuransi. Dimana dengan masalah yang terjadi kemarin perlu lebih waspada kedepan untuk memilih perusahaan asuransi yang benar-benar dapat menjamin.

“Kepada Masyarakat jangan dulu terlena. Dengan adanya masalah ini, maka masyarakat harus lebih berhati-hati. Bahkan harus jaga bukti asuransi, jika kedepan diperlukan. Sehingga tidak dirugikan kedepan,” sarannya.

Menurutnya, Komisi akan tetap menindaklanjuti persoalan tersebut terkait nasabah asuransi yang diduga dirugikan perusahaan asuransi. Sehingga akan dibahas kembali hari ini untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang diduga menjadi korban penipuan perusahaan asuransi.

“Kita sudah sarankan agar para mahasiswa atau para korban untuk membuat surat masuk sesegera mungkin, agar sesegera mungkin ditindaklanjuti. Harap besok (hari ini) persoalan ini bisa tuntas,” pungkasnya. (CL-03)

Tidak ada komentar