Breaking News

Tokoh Muda Maluku Ini Keras Sikapi Insiden Weda yang Melibatkan Warga Ambon


Ambon, cahayalensa.com- Salah satu Tokoh Muda Maluku di Jakarta, Ismail Marasabessy menyikapi pernyataan serta perlakuan warga Weda di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) yang saat ini ramai di perbincangkan di Provinsi Maluku maupun di Maluku Utara.

Marasabessy mengatakan, kejadian atau peristiwa pengeroyokan warga Ambon di Weda yang memakan korban jiwa itu adalah tindakan pelanggaran hukum dan wajib di tanggung oleh si pelaku secara individu dan kelompok yang melakukan pengeroyokan itu. Demikian pernyataan Marasabessy dalam rilisnya yang diterima media Sabtu (19/02)

Tindak pidana yang di lakukan oleh individu adalah tanggung jawab invidu, jangan di pukul rata dengan cara mengusir semua warga Kota Ambon terkhusus warga Kailolo dan Pelauw yang ada di Weda itu," teganya.

"Apabila Pemda Halteng dan Polri membiarkan hal itu terjadi, maka jangan pernah salahkan kami, jika hal yang sama juga akan kami lakukan terhadap warga Weda, Halteng yang berada di Kota Ambon,” tegas Ismail.

Marasabessy menduga, bahwa ada oknum-oknum yang tidak suka dan tidak senang dengan warga Kota Ambon yang berada di Weda. Padahal dengan kehadiran mereka di sana mampu mendatangkan keuntungan terhadap masyarakat Weda. “ Yaitu pertumbuhan ekonomi yang baik dan mampu mensejahterahkan masyarakat Weda itu sendiri,” katanya.

Polri dan Pemkab Halteng, kata Marasabessy, memiliki kewenangan serta tanggungjawab dalam mengayomi, memberi perlindungan, dan pengamanan serta menjaga stabilitas masyarakat. “ Apabila tidak mampu, maka jangan pernah salahkan kami, jika warga atau masyarakat asli Weda yang ada di Ambon juga kami paksa pulangkan ke tanah mareka,” pungkas pengacara muda ini.

Lebih lanjut, Mantan Presiden Mahasiswa dan juga Direktur DPN LKPHI ini menduga, ada pihak tertentu yang sengaja mempolitisasi kasus pengeroyokan di Weda itu. Menurutnya, sikap dan langkah yang di ambil tersebut sangat tidak terpuji, apalagi dilakukan saat semua orang lagi berduka.

Saya tegaskan sekali lagi, jika warga Ambon di pulangkan dari Weda, maka tolong juga bebaskan semua pelaku yang kini di tahan di Polres Halteng itu. “ Dan jangan pernah salahkan kami jika seluruh masyarakat Weda yang berada di Kota Ambon juga kami pulangkan tanpa terkecuali,” ancam Marasabessy. (*/cl)

Tidak ada komentar