Konswil XI GMKI di Masohi Lahirkan 13 Butir Rekomendasi
Dua Rekomendasi di Tujukan ke Pemda Malteng
Masohi,Cahayalensa.Com- Konsultasi Wilayah (Konswil) XI Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang diselenggarakan di Masohi, Ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) selama 3 hari, sejak 22 hingga 26 Maret 2018, melahirkan 13 butir rekomendasi.
Dari 13 butir Rekomendasi itu, 2 diantaranya di tujukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemda) Maluku Tengah (Malteng)
Hal tersebut disampaikan Kordinator GMKI Wilayah XI (Maluku), Dodi. L Soselissa didampingi 6 Ketua Cabang se-Maluku serta di saksikan Pengurus Pusat (PP) GMKI, dalam jumpa pers di Hotel Lelemuku Masohi, 23 Maret 2018.
Soselissa mengatakan, dalam upaya mengantisipasi Multiplier Efek Blok Masela, maka GMKI meminta kepada Pemda Malteng untuk mengambil langkah-langkah persiapan, terkhususnya pada sektor pariwisata.
“pertama, Pemerintah Melakukan persiapan dan pengembangan pada pusat-pusat objek Parawisata yang ada di Wilayah Kabupaten Maluku Tengah, dengan cara membangun infrastruktur-infrastruktur pendukung sektor Parawisata yang berada di Kabupaten Maluku Tengah, setelah itu malakukan Pengusaan terhadap Literasi / Foto / Vidio di Media-media Sosial agar Sektor Parawisata di Kab. Malteng dapat dikenali publik dan dengan sendirinya akan mungundang perhatian Para Wisatawan untuk berkunjung di Malteng,” jelas Soselisa.
Malteng. menurut asumsi GMKI, Jika Sektor Parawisata dapat dikelola dengan profesional maka sudah pasti dengan sendirinya akan memberikan pemasukan yang tinggi kepada Pendapatan Anggaran Daerah (PAD). Dan dengan mempertimbangkan luas Daratan Pulau Seram yang begitu besar dalam wilayah administrasi Kabupaten Malteng, maka GMKI juga mendorong agar Malteng dijadikan sebagai Lumbung Pertanian Daerah Maluku.
“yang ke-dua, mengingat luas Daratan Pulau Seram yang besar dalam wilayah administratif Maluku Tengah, maka GMKI berkepentingan untuk mendorong Kabupaten Malteng untuk dijadikan sebagai Lumbung Pertanian Daerah Maluku, dengan tujuan yaitu untuk melakukan pemutusan terhadap Pasokan Pertanian dari Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.
Soselissa dalam kesempatan jumpa pers itu juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malteng, DPRD Malteng, Senior Members/Friends GMKI di Masohi karena telah memberikan pelayanan yang baik kepada PP GMKI beserta seluruh Peserta Kegiatan Konwil XI (Maluku) GMKI.
“Melalui kesempatan ini, GMKI hendak mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati Maluku Tengah, Sekda Maluku Tengah, Ketua DPRD Maluku Tengah beserta seluruh jajaran, Senior Members / Friends di Masohi, karena telah menjadi Tuan dan Nyonya sangat baik dan ramah kepada Kami Pengurus Pusat GMKI beserta seluruh Peserta Kegiatan Konsultasi Wilayah XI (Maluku) GMKI,” tambahnya. (CL/*)
![]() |
| Foto Bersama PP GMKI dan Pengurus Cabagng GMKI Se-Maluku |
Masohi,Cahayalensa.Com- Konsultasi Wilayah (Konswil) XI Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang diselenggarakan di Masohi, Ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) selama 3 hari, sejak 22 hingga 26 Maret 2018, melahirkan 13 butir rekomendasi.
Dari 13 butir Rekomendasi itu, 2 diantaranya di tujukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemda) Maluku Tengah (Malteng)
Hal tersebut disampaikan Kordinator GMKI Wilayah XI (Maluku), Dodi. L Soselissa didampingi 6 Ketua Cabang se-Maluku serta di saksikan Pengurus Pusat (PP) GMKI, dalam jumpa pers di Hotel Lelemuku Masohi, 23 Maret 2018.
Soselissa mengatakan, dalam upaya mengantisipasi Multiplier Efek Blok Masela, maka GMKI meminta kepada Pemda Malteng untuk mengambil langkah-langkah persiapan, terkhususnya pada sektor pariwisata.
“pertama, Pemerintah Melakukan persiapan dan pengembangan pada pusat-pusat objek Parawisata yang ada di Wilayah Kabupaten Maluku Tengah, dengan cara membangun infrastruktur-infrastruktur pendukung sektor Parawisata yang berada di Kabupaten Maluku Tengah, setelah itu malakukan Pengusaan terhadap Literasi / Foto / Vidio di Media-media Sosial agar Sektor Parawisata di Kab. Malteng dapat dikenali publik dan dengan sendirinya akan mungundang perhatian Para Wisatawan untuk berkunjung di Malteng,” jelas Soselisa.
Malteng. menurut asumsi GMKI, Jika Sektor Parawisata dapat dikelola dengan profesional maka sudah pasti dengan sendirinya akan memberikan pemasukan yang tinggi kepada Pendapatan Anggaran Daerah (PAD). Dan dengan mempertimbangkan luas Daratan Pulau Seram yang begitu besar dalam wilayah administrasi Kabupaten Malteng, maka GMKI juga mendorong agar Malteng dijadikan sebagai Lumbung Pertanian Daerah Maluku.
“yang ke-dua, mengingat luas Daratan Pulau Seram yang besar dalam wilayah administratif Maluku Tengah, maka GMKI berkepentingan untuk mendorong Kabupaten Malteng untuk dijadikan sebagai Lumbung Pertanian Daerah Maluku, dengan tujuan yaitu untuk melakukan pemutusan terhadap Pasokan Pertanian dari Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.
Soselissa dalam kesempatan jumpa pers itu juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malteng, DPRD Malteng, Senior Members/Friends GMKI di Masohi karena telah memberikan pelayanan yang baik kepada PP GMKI beserta seluruh Peserta Kegiatan Konwil XI (Maluku) GMKI.
“Melalui kesempatan ini, GMKI hendak mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati Maluku Tengah, Sekda Maluku Tengah, Ketua DPRD Maluku Tengah beserta seluruh jajaran, Senior Members / Friends di Masohi, karena telah menjadi Tuan dan Nyonya sangat baik dan ramah kepada Kami Pengurus Pusat GMKI beserta seluruh Peserta Kegiatan Konsultasi Wilayah XI (Maluku) GMKI,” tambahnya. (CL/*)



Tidak ada komentar