Tiga Tugas Pemda Promal Jadikan Maluku Pusat pengembangan Perikanan. Apa Saja?

Ambon, Cahayalensa. Com-Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury
mengatakan ada tiga tugas utama yang harus dilakukan pemerintah daerah untuk menjadikan
Maluku sebagai pusat pengembangan perikanan yang telah ditetapkan pemerintah.
"Tiga tugas utama itu mencakup pengaturan tata ruang,
pembebasan lahan, dan sosialisasi kepada masyarakat," kata Lucky Wattimury
di Ambon, Selasa.
Menurut dia, tiga tugas utama ini disampaikan Presiden Joko
Widodo saat memimpin rapat terbatas bersama sembilan menteri dan staf ahli
presiden serta dihadiri Gubernur Maluku Murad Ismail dan Ketua DPRD Maluku di
Istana Negara, Senin (29/3).
Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo ini
membahas pengembangan kawasan terpadu perikanan Maluku.
Gubernur Maluku Murad Ismail dalam kesempatan itu memaparkan
secara detail rencana dan kesiapan pemprov terkait program pengembangan kawasan
terpadu perikanan.
Selain itu, kata Wattimury, Presiden juga menegaskan kepada
para menteri dan Gubernur Maluku agar program pengembangan kawasan terpadu
perikanan di Maluku ini harus selesai pada
2023. "Itu berati kita butuh dua tahun untuk melaksanakan program
multi tahun tersebut," tuturnya.
Hasil rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo ini
mendorong pemerintah dan DPRD, terutama masyarakat di daerah untuk benar-benar
menyiapkan diri menyambut Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional dengan dibangunnya
pusat pengembangan kawasan terpadu perikanan di provinsi itu.
"Mari dukung proses ini, semoga dengan kepemimpinan
Murad Ismail sebagai gubernur, Maluku terus maju dan semakin mendapat
kepercayaan melaksanakan program nasional," kata Wattimury.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada kepala negara,
sebab sedikit demi sedikit dan perlahan, namun pasti telah menjadikan Maluku
berharga. (*/cl)


Tidak ada komentar