Tingkatkan Literasi Keuangan Bagi Pengusaha Perempuan, OJK Maluku Gelar Sosialisasi
Ambon, Cahayalensa.com- Untuk meningkatkan literasi keuangan ibubrukah tangga dan perempuan pelaku usaha mikro di Kota Ambon, Kantor OJK
Provinsi Maluku telah menggelar Kegiatan Sosialisasi Inklusi Keuangan dan
Waspada Investasi Ilegal.
Kegiatan berlangsung di Ballroom Kantor OJK Provinsi Maluku yang dihadiri oleh
150 (seratus lima puluh) Ibu-Ibu anggota Halaqoh Mingguan (Halmi) Bank Wakaf
Mikro (BWM) Al-Anshar Peduli.
Peserta kegiatan ini telah sejalan dengan sasaran prioritas penerima program edukasi sesuai Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021-2025.
Pada kegiatan ini, Kantor OJK Provinsi Maluku berkolaborasi dengan Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku sebagai wujud implementasi koordinasi antara kedua lembaga meningkatkan literasi keuangan dan inklusi keuangan untuk mencapai pembangunan ekonomi inklusif sebagaimana diatur dalam Pasal 225
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Kepala OJK Provinsi Maluku yang diwakili oleh Kepala Bagian Pengawasan Perilaku
Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan
Manajemen Strategis (PEPKLMS), Novian Suhardi menyampaikan, dalam sambutan
pembukaan kegiatan tentang pentingnya peningkatan literasi keuangan sebagai
upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap lembaga,produk, dan layanan jasa di sektor keuangan formal untuk mendorong
pertumbuhan ekonomi, mendukung program penanggulangan kemiskinan, dan
menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Materi sosialisasi yang sampaikan oleh narasumber dari Kantor OJK Provinsi
Maluku pada kegiatan tersebut antara lain Pengenalan OJK, Pengenalan Lembaga
Keuangan dan Produk/Jasa Keuangan Formal, Waspada Investasi Ilegal, dan
Perencanaan Keuangan Keluarga.
Sementara itu, narasumber dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku memberikan materi tentang Keuangan Inklusif, Digital Financial Service, dan Pengenalan Onboarding Merchant QRIS.
Sesi penyampaian materi ini dilaksanakan
secara panel yang dipandu oleh moderator dari Kantor OJK Provinsi Maluku dengan
memberikan waktu khusus bagi peserta untuk bertanya terhadap materi-materi
yang telah disampaikan.
Kepala OJK Provinsi Maluku, Roni Nazra menerangkan, kegiatan tersebut
diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi seluruh peserta edukasi keuangan
agar melakukan perencanaan keuangan dengan baik dan berhati-hati terhadap
penawaran aktivitas keuangan illegal.
“Edukasi keuangan adalah sarana
peningkatan literasi keuangan dan membuka akses inklusi keuangan agar
masyarakat dapat mengelola keuangan dengan cermat dan mengatur secara
konsisten antara kebutuhan dan keinginan” pungkas Roni. (CL-03)


Tidak ada komentar