Perumda Tirta Yapono Perluas Jaringan Air Bersih di Kudamati Atas dan Kesia
Ambon, CahayaLensa.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Yapono kembali memperluas jaringan pelayanan air bersih di Kota Ambon. Pengembangan infrastruktur kali ini menyasar wilayah Kudamati Atas dan Kesia, yang mulai dikerjakan pada Senin (10/11/2025). Langkah ini merupakan upaya menjawab kebutuhan air bersih masyarakat di dua kawasan tersebut yang selama ini kerap mengalami keterbatasan pasokan.
Direktur Perumda Tirta Yapono, Pieter Saimima, mengatakan perluasan jaringan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam mewujudkan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Ambon, yakni penyediaan akses air bersih yang lebih merata bagi seluruh warga.
“Kami berharap masyarakat Ambon tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kudamati Atas dan Kesia menjadi titik keempat dari lima lokasi yang sudah masuk dalam rencana pengembangan jaringan,” ujar Saimima di Ambon.
Selain dua titik tersebut, kata dia, perbaikan jaringan air bersih juga tengah dilakukan di wilayah Halong Atas, sementara satu titik tambahan akan dibangun di Benteng Karang melalui kerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon. Dengan demikian, total pengembangan jaringan air bersih pada tahun ini mencapai enam titik.
Menurut Saimima, proyek ini diperkirakan dapat menjangkau sekitar 500 hingga 600 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini terpaksa membeli air bersih karena keterbatasan jaringan perpipaan.
“Jika aliran air bersih sudah stabil, tentu beban pengeluaran masyarakat akan berkurang. Minimal mereka bisa menghemat antara Rp100.000 hingga Rp200.000 setiap bulan,” jelasnya.
Ia menambahkan, khusus untuk wilayah Kudamati Atas dan Kesia, sedikitnya 200 KK akan segera merasakan manfaat langsung dari jaringan baru tersebut.
“Target kami, masyarakat di dua kawasan ini dapat segera menikmati layanan air bersih secara berkelanjutan. Kami terus berupaya memastikan distribusi air berjalan lancar agar tidak ada lagi warga yang kesulitan,” tutup Saimima.


Tidak ada komentar