Ribuan Warga Saksikan Pembukaan MTQ XXXI Maluku Tengah di Negeri Laimu
Cahayalensa.com, Maluku Tengah - Ribuan warga dari
berbagai kecamatan memadati Negeri Laimu, Kecamatan Telutih, Jumat
(13/12/2025), untuk menyaksikan pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ)
ke-31 tingkat Kabupaten Maluku Tengah. Suasana penuh semangat dan khidmat
mewarnai acara pembukaan yang digelar di lapangan utama desa.
Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, membuka secara
resmi perhelatan tahunan ini. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa MTQ
bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana membangun kesadaran spiritual
sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
“Acara ini menjadi wadah bagi kita semua untuk mendekatkan
diri kepada Al-Qur’an, sekaligus menguatkan persatuan dan keharmonisan di
tengah masyarakat,” ujar Zulkarnain.
MTQ XXXI mengangkat tema “Harmonisasi Al-Qur’an Semesta
Bertasbih, Inspirasi Maluku Tengah Bangkit”, yang diharapkan dapat menjadi
panduan dalam mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an ke dalam kehidupan
sehari-hari dan pembangunan daerah.
Selain Bupati, hadir pula pejabat daerah, tokoh agama, serta
para pembina Qur’ani yang selama ini aktif membimbing generasi muda di berbagai
pesantren dan lembaga pendidikan Islam. Bupati Zulkarnain memberikan apresiasi
khusus kepada LPTQ, Kantor Kementerian Agama, guru mengaji, dan komunitas seni
Islam yang telah bekerja keras demi terselenggaranya MTQ.
“Peran pembina sangat vital. Mereka tidak hanya mengajarkan
bacaan Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan yang membentuk
karakter generasi muda,” ujar Bupati.
Dalam acara pembukaan, ribuan warga dan peserta bersama-sama
memanjatkan doa agar seluruh rangkaian MTQ berlangsung lancar dan memberi
manfaat bagi pembangunan spiritual dan sosial di Maluku Tengah.
MTQ XXXI akan berlangsung beberapa hari ke depan dengan
berbagai cabang lomba, termasuk tilawah, tahfiz, tafsir, dan fahmil Al-Qur’an.
Diharapkan kompetisi ini tidak hanya memunculkan pemenang, tetapi juga menjadi
momentum menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membangun masyarakat
yang religius dan harmonis.



Tidak ada komentar