Breaking News

OJK Maluku Gelar Media Award 2025, Apresiasi Peran Media Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan

Ambon, CahayaLensa.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menyelenggarakan Media Award OJK Maluku 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada media massa dan jurnalis yang dinilai konsisten berkontribusi dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui pemberitaan yang edukatif, berimbang, dan informatif,18 Desember 2025 

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen OJK Maluku dalam memperkuat kemitraan strategis dengan media sebagai jembatan informasi antara kebijakan OJK dan masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya pemahaman publik terhadap sektor jasa keuangan di daerah.

Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi Muhammad Yusuf, dalam sambutannya menegaskan bahwa media memiliki peran vital dalam menyampaikan kebijakan, program, serta perkembangan sektor jasa keuangan agar mudah dipahami masyarakat.

“Sepanjang 2025, OJK terus memperkuat edukasi dan pelindungan konsumen, termasuk mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital secara aman melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Media menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan pesan-pesan literasi tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Andi juga memaparkan perkembangan terkini kinerja sektor jasa keuangan di Maluku serta penguatan sinergi antara OJK, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Kinerja Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga,Hingga Oktober 2025, sektor jasa keuangan di Provinsi Maluku menunjukkan kinerja yang relatif stabil dan terjaga. Pada sektor perbankan, aset tumbuh 6,65 persen, seiring peningkatan penyaluran kredit sebesar 4,38 persen dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 5,65 persen. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap terkendali pada level 2,78 persen.

Di sektor industri keuangan non-bank, aktivitas pembiayaan peer-to-peer lending terus meningkat dengan pertumbuhan 41,01 persen, dengan outstanding mencapai Rp220,92 miliar. Premi asuransi jiwa juga mengalami lonjakan signifikan sebesar 119,65 persen menjadi Rp168,80 miliar, mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan keuangan.

Sementara di pasar modal, partisipasi masyarakat Maluku terus bertumbuh. Jumlah investor tercatat sebanyak 61.479 orang, meningkat 22,55 persen, dengan nilai transaksi reksa dana mencapai Rp5,49 miliar atau naik 93,60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penguatan Inklusi Keuangan dan Pelindungan Konsumen
Dalam upaya memperluas akses keuangan, hingga saat ini telah terbentuk 12 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Maluku. 

Program-program yang dijalankan meliputi penyaluran KUR, K/PMR, KEJAR, serta pengembangan Agen Laku Pandai, yang diharapkan mampu mendorong pemberdayaan UMKM serta menurunkan tingkat kemiskinan.

Di sisi pelindungan konsumen, selama periode Januari–November 2025, OJK Maluku menerima 1.052 layanan masyarakat, terdiri atas 191 layanan informasi, 149 pengaduan, dan 712 pertanyaan. Sepanjang tahun 2025, OJK juga telah melaksanakan 379 kegiatan literasi dan edukasi keuangan dengan total peserta mencapai 89.972 orang.

OJK Maluku terus mengoptimalkan pemanfaatan media sosial serta Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK) sebagai kanal respons cepat terhadap pertanyaan dan pengaduan masyarakat.

Apresiasi untuk Insan Pers
Melalui Media Award 2025, OJK Maluku menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang dinilai konsisten menghadirkan pemberitaan informatif, edukatif, dan berimbang, sehingga turut memperkuat stabilitas sektor jasa keuangan serta meningkatkan literasi, inklusi, dan kepercayaan masyarakat.

Penerima Media Award OJK Maluku 2025:

Media Online Terproduktif Tahun 2025
Moluccastimes.id
Info-Ambon.com
Globaltimur.com
Media Cetak Terproduktif Tahun 2025
Siwalima
Rakyat Maluku

Media Televisi Terproduktif Tahun 2025
TVRI Ambon
Media Radio Terproduktif Tahun 2025
Radio RRI
Radio DMS

Melalui kegiatan ini, OJK Provinsi Maluku berharap semangat kolaborasi dengan seluruh media dan jurnalis dapat terus terjaga dan diperkuat, guna membangun ekosistem keuangan yang sehat, transparan, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Provinsi Maluku

Tidak ada komentar