Breaking News

Peletakan Batu Pertama Jaringan Air Bersih di Wainitu, Oleh Wali Kota Ambon, Dan 200 KK Diponegoro Atas Segera Terlayani

Ambon, CahayaLensa.com – Pemerintah Kota Ambon terus memperkuat komitmennya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan dan revitalisasi fasilitas sumber air bersih di kawasan Wainitu, Kamis 15 Oktober 2026, oleh Wali Kota Ambon.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Wali Kota menjelaskan bahwa pembukaan jaringan baru ini akan melayani sekitar 200 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Ormasreng Diponegoro Atas, hasil kerja keras Perumda Air Minum Tirta Ambon bersama jajaran teknis.

“Dengan dibukanya jaringan baru ini, kapasitas air yang tersedia mampu melayani sekitar 200 KK. Harapan kami, pemerintah menjalankan tugasnya dan masyarakat juga memenuhi kewajibannya dengan memasang jaringan di rumah masing-masing,” ujar Wali Kota.

Pemkot Beri Diskon Pemasangan Jaringan, Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat, khususnya keluarga dengan keterbatasan ekonomi, Pemerintah Kota Ambon memberikan diskon biaya pemasangan sebesar Rp500.000 per rumah.

“Saya juga meminta dukungan DPRD Kota Ambon untuk membantu masyarakat melalui dana pokok-pokok pikiran (pokir), agar beban warga bisa semakin ringan,” tambahnya.

Revitalisasi Sumber Air Layani 4.000 KK,Selain membuka jaringan baru, Pemkot Ambon juga melakukan revitalisasi fasilitas sumber air Perumda Tirta Ambon di Wainitu. Sumber air ini saat ini telah melayani lebih dari 4.000 KK di berbagai wilayah Kota Ambon, termasuk kawasan Gunung Nona, Kesya, dan Benteng Atas.

“Kita bersyukur, dari sumber air ini ribuan keluarga bisa terlayani. Jika kita memiliki dua atau tiga sumber air seperti ini lagi, saya yakin seluruh warga Kota Ambon yang belum terlayani air bersih bisa dijangkau,” ungkap Wali Kota.

Ia juga mengungkapkan rencana pengembangan sumber air baru di kawasan Benteng bagian atas, serta optimalisasi sumur bor milik PDAM, termasuk di wilayah Halong, guna menjamin pasokan air bersih bagi kawasan pegunungan.

Apresiasi untuk PDAM Tirta Ambon
Wali Kota memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Perumda Air Minum Tirta Ambon, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur, atas kinerja dan dedikasi dalam meningkatkan pelayanan air bersih.
“Saya kira kita tidak salah mempertahankan beliau sebagai Plt Direktur sampai menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Kinerjanya luar biasa,” tegasnya.

Terkait kualitas dan debit air, Wali Kota memastikan bahwa dari tahun ke tahun debit air relatif stabil, kecuali saat musim kemarau, namun penurunannya tidak signifikan.

Menanggapi persoalan sampah yang sempat viral di media sosial, Wali Kota menjelaskan bahwa penumpukan sampah terjadi akibat wilayah rawan konflik sehingga sempat menghambat aktivitas pengangkutan. Namun, saat ini kondisi telah dibersihkan.
Ke depan, Pemkot berencana mendirikan pos pengawasan (PP) di lokasi rawan pembuangan sampah ilegal.

“Tidak mungkin sampah sebanyak itu berasal dari rumah tangga. Ada perusahaan dan instansi yang membuang sampah menggunakan truk pada malam hari. Kalau ketahuan, saya pastikan perusahaannya ditutup,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pembuangan sampah, khususnya limbah medis, sangat berbahaya karena dapat mencemari tanah dan sumber air.

Krisis Air Bersih di Batu Merah, Pemkot Ambil Langkah Tegas
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota menyoroti krisis air bersih yang terjadi di wilayah konsesi PT DSA, khususnya Karang Panjang, Batu Merah, Panen Kasturi, yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.

“Saya minta PT DSA segera mempercepat perbaikan jaringan. Jika tidak, Pemerintah Kota Ambon akan menggugat karena tidak memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat,” tegasnya.

Sebagai langkah darurat, Pemkot Ambon menurunkan empat mobil tangki air untuk mendistribusikan air bersih secara berkelanjutan kepada warga terdampak.

Ke depan, Wali Kota berharap pengelolaan air bersih di wilayah tersebut dapat diambil alih oleh Pemerintah Kota Ambon.

“Kalau dikelola pemerintah kota, saya jamin pengelolaannya lebih baik dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Tidak ada komentar