Breaking News

BAZNAS dan UPZ Pemkot Ambon Gelar Evaluasi Tahunan ZIS, Pengumpulan Dana Alami Peningkatan


Ambon,CahayaLensa.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemerintah Kota Ambon menggelar Rapat dan Evaluasi Tahunan Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), Jumat 30 Januari 2026, bertempat di Aula Darwin Lantai 2 Balai Kota Ambon.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap awal tahun sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pengelolaan ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Ambon, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Rapat evaluasi tersebut bertujuan menilai capaian pengumpulan ZIS pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekaligus menjadi forum koordinasi, penyampaian kendala, serta penguatan komitmen bersama dalam optimalisasi pengelolaan ZIS secara berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Ambon, yakni Ketua Muhammad Zulkifly Fakaubun, Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, didampingi staf BAZNAS Kota Ambon Jihan Abbas dan Ayu. Turut hadir Ketua UPZ Pemerintah Kota Ambon Fenly Masawoy, pengurus UPZ Darmawati dan Usman La Impo, serta seluruh bendahara UPZ dari masing-masing OPD di lingkup Pemerintah Kota Ambon.

Dalam paparannya, Ketua UPZ Pemkot Ambon Fenly Masawoy menyampaikan bahwa tugas bendahara UPZ di masing-masing OPD pada tahun evaluasi ini semakin berat dan penuh tantangan. Hal tersebut dipengaruhi oleh sejumlah kebijakan pemerintah pusat yang berdampak langsung pada penghasilan ASN.

“Penerapan sistem kerja Work From Anywhere (WFA), termasuk adanya pemangkasan Tambahan Penghasilan Pegawai (TKD), berpengaruh terhadap kondisi ekonomi para muzaki, musaddiq, dan munfik di kalangan ASN. Kondisi ini tentu berdampak pada konsistensi pengumpulan ZIS,” ungkap Fenly.

Ia menambahkan, situasi tersebut menuntut pemahaman, kerja sama, serta kesabaran ekstra dari para bendahara UPZ di tiap OPD agar proses pengumpulan ZIS tetap berjalan dengan baik.

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun justru menyampaikan kabar positif. Menurutnya, capaian pengumpulan dana ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Ambon menunjukkan tren peningkatan.

“Alhamdulillah, di tengah berbagai keterbatasan dan kebijakan yang berdampak langsung pada ASN dan PPPK, pengumpulan dana ZIS tahun ini justru mengalami peningkatan,” jelas Zulkifly.

Ia mengungkapkan, total dana ZIS yang berhasil dihimpun masih berpotensi terus bertambah, mengingat masih terdapat beberapa OPD yang sedang dalam proses transfer dana dari bendahara ke UPZ Pemkot Ambon. Selain itu, peningkatan jumlah ASN baru dan PPPK pada tahun berjalan turut mendorong bertambahnya jumlah muzaki.

Zulkifly menegaskan bahwa capaian tersebut patut diapresiasi dan dijadikan motivasi bersama dalam memperkuat gerakan zakat di Kota Ambon.

 Ia juga menyoroti komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam mendukung pengelolaan ZIS.

“Wali Kota Ambon, Bapak Bodewin Wattimena, telah dua kali berturut-turut menerima BAZNAS Award dari BAZNAS RI sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Terbaik. Selain itu, Kota Ambon menjadi salah satu daerah di Provinsi Maluku yang telah memiliki Peraturan Wali Kota tentang pengelolaan zakat, infak, dan sedekah,” tegasnya.

Dalam sesi evaluasi, para bendahara UPZ OPD juga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari aspek teknis pengumpulan, keterbatasan sumber daya, hingga minimnya jumlah pegawai muslim di sejumlah OPD yang berdampak pada optimalisasi penyetoran ZIS.

Seluruh masukan tersebut akan ditindaklanjuti oleh BAZNAS Kota Ambon bersama UPZ Pemkot Ambon guna mewujudkan pengelolaan ZIS yang lebih profesional, tertib, transparan, dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Bendahara UPZ Pemkot Ambon turut menyampaikan laporan penggunaan dana hak amil sebesar 5 persen, yang dimanfaatkan untuk mendukung operasional UPZ. Laporan ini disampaikan secara terbuka sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana ZIS.

Rangkaian kegiatan rapat dan evaluasi tahunan ditutup dengan doa yang dipimpin Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon H. Achmad Salim, dilanjutkan dengan penyerahan dana hak amil 5 persen tahun 2025 dari Wakil Ketua III BAZNAS Kota Ambon Hj. Sumiyati Kiat kepada Bendahara UPZ Pemkot Ambon Usman La Impo.

Tidak ada komentar