Breaking News

Richard Luhukay: Pencalonan Sekot Ambon Jadi Kesempatan Penting dalam Karier ASN

Ambon,CahayaLensa.com-Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay, menyebut pencalonannya sebagai Sekretaris Kota (Sekot) Ambon merupakan kesempatan penting dalam perjalanan kariernya di pemerintahan.
Hal tersebut disampaikannya usai mendaftarkan diri sebagai calon Sekot Ambon di Balai Kota Ambon, Rabu (15/4).
Menurut Luhukay, tahapan seleksi Sekot menjadi bagian akhir dari proses panjang karier aparatur sipil negara (ASN) yang telah memenuhi berbagai persyaratan.
“Ini satu kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali. Ketika seluruh asesmen sudah dilalui dan memenuhi syarat, maka tahapan ini menjadi tahap akhir bagi kami dalam perjalanan karier di pemerintahan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keikutsertaannya dalam seleksi ini juga menjadi ruang pembelajaran sekaligus ajang untuk mempertanggungjawabkan rekam jejak selama mengabdi di Pemerintah Kota Ambon.
“Ini juga menjadi ruang belajar sekaligus ruang untuk mempertanggungjawabkan rekam jejak yang kami miliki. Kalau yang sudah baik, tentu ke depan akan kami tingkatkan,” katanya.
Terkait proses administrasi, Luhukay mengakui adanya beberapa persyaratan tambahan yang sempat belum terakomodasi dalam daftar awal, namun seluruh dokumen tersebut telah dipersiapkan.
“Memang ada persyaratan tambahan yang tidak tercantum secara jelas dalam checklist awal, seperti dokumen dalam tujuh rangkap. Tapi semua itu sudah kami siapkan, tinggal dimasukkan saja,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh calon yang mengikuti seleksi memiliki peluang yang sama, serta merupakan putra-putra terbaik Kota Ambon dengan kapasitas masing-masing.
“Saya rasa semua punya kesempatan yang sama. Para calon ini adalah putra-putra terbaik Kota Ambon, dan masyarakat bisa menilai rekam jejak masing-masing,” ujarnya.
Dengan pengalaman panjang di birokrasi, Luhukay mengaku telah mengabdi lebih dari tiga dekade sebagai ASN, termasuk hampir dua dekade di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.
“Kalau dihitung sejak CPNS, sudah lebih dari 30 tahun. Sementara di Pemkot Ambon sendiri hampir 20 tahun,” pungkasnya.

Tidak ada komentar