Breaking News

Kasatpol PP: Luncurkan Edukasi Rutin ke Sekolah, Respons Cepat Laporan 112, dan Penertiban Persuasif

 
AMBON, CahayaLensa.com – Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Ambon, Silver M Leatemia, memaparkan sejumlah langkah strategis dan program kerja yang dijalankan pihaknya, mulai dari penanganan tawuran pelajar, peningkatan respons pengaduan masyarakat lewat layanan 112, hingga penertiban ketertiban umum. Pernyataan ini disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/5/2026).
 
Menanggapi maraknya kasus perkelahian antar pelajar belakangan ini, Silver menjelaskan bahwa Satpol PP tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga menerapkan pola pembinaan langsung. Para pelaku akan ditahan sementara, diberikan pembinaan, orang tua dipanggil, lalu dikembalikan ke sekolah masing-masing.
 
Pihaknya juga telah menyusun konsep program jangka panjang yang rencananya mulai dijalankan minggu-minggu mendatang, usai berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Program ini dirancang tanpa membebani anggaran daerah.
 
“Daripada mengeluarkan biaya besar untuk sosialisasi, kami buat kegiatan non-anggaran. Satpol PP akan turun ke sekolah setiap hari Senin saat upacara bendera. Kami tugaskan 2–3 personel untuk ikut serta, lalu meminta waktu 3–5 menit saat amanat pembina upacara guna memberikan edukasi. Awalnya fokus mencegah tawuran, namun ke depannya materi akan disesuaikan dengan kebutuhan keamanan dan ketertiban kota,” ungkap Silver.
 
Ia menegaskan program ini tidak bersifat sementara, melainkan berjalan terus-menerus guna mengubah pola pikir dan kebiasaan remaja melalui pendekatan edukatif, agar perlahan-lahan budaya tawuran bisa terkikis dan hilang.
 
Selain penanganan pelajar, Satpol PP juga sangat aktif merespons pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan 112 hampir setiap hari. Berdasarkan rekapitulasi, laporan terbanyak berkaitan dengan penanganan orang dengan gangguan jiwa, keributan warga, serta gangguan ketertiban seperti suara musik yang mengganggu hingga larut malam dan perselisihan antarwarga.
 
“Kami terus memacu waktu respons agar semakin cepat. Setiap laporan yang masuk, langsung ditindaklanjuti petugas, dan hasil penanganan—baik selesai maupun berlanjut—selalu kami laporkan ke pimpinan, dalam hal ini Wali Kota Ambon. Kami ingin masyarakat tahu bahwa Satpol PP ada dan siap merespons setiap panggilan terkait tugas kami,” tegasnya.
 
Mengenai program kerja tahun 2026, Silver menyebutkan pihaknya melanjutkan rencana kerja yang sudah disusun pimpinan sebelumnya, dengan fokus pada penertiban rutin maupun penataan kota dan ketertiban umum.
 
Dalam pelaksanaannya, Satpol PP saat ini masih mengutamakan pendekatan persuasif dan edukatif, termasuk dalam penanganan penggunaan trotoar oleh pihak yang tidak berhak. Pendataan dan imbauan terus dilakukan agar fasilitas umum kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
 
“Selama ini kami lakukan pendekatan persuasif. Namun jika ke depannya hal ini tidak diindahkan, kami akan meningkatkan langkah penindakan secara terukur dan tegas. Tujuannya satu: mengembalikan wajah Kota Ambon agar trotoar aman, nyaman, dan berfungsi penuh bagi pejalan kaki,” pungkas Silver.

Tidak ada komentar