Breaking News

Pattimura Festival 2026 Resmi Digelar, Jadi Momentum Kebangkitan Budaya dan Lingkungan Kota Ambon


Ambon, CahayaLensa.com – Pattimura Festival 2026 resmi digelar di Jalan Pattimura, depan Telkom, Jumat (15/5/2026),sebagai momentum penting mengenang semangat perjuangan Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura sekaligus pencanangan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon. 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni sejarah, tetapi juga diarahkan sebagai langkah strategis pengembangan budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, dan kesadaran lingkungan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Christian Tukloy, mengatakan festival tersebut merupakan upaya menghidupkan kembali nilai-nilai keberanian, pengorbanan, dan cinta tanah air yang diwariskan Pattimura dalam perjuangannya melawan penjajah.

“Momentum ini diharapkan dapat menyalakan kembali semangat perjuangan Pattimura di tengah masyarakat, khususnya generasi muda Kota Ambon,” ujar Tukloy.

Ia menegaskan, Pattimura Festival juga diposisikan sebagai instrumen penguatan ekosistem ekonomi kreatif dan pendukung citra Ambon sebagai Kota Musik Dunia, sekaligus pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal.

Mengusung tema “Muda Beda Bahaya”, rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 10.00 WIT dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan pelaku usaha. Sebanyak 32 tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut ambil bagian dalam festival tersebut.

Berbagai hiburan dan perlombaan turut memeriahkan acara, mulai dari lomba tari, pesta senam zumba yang diikuti sekitar 400 peserta, lomba mewarnai anak, seni tato dan mural, hingga peragaan busana.

Puncak kegiatan ditandai dengan pencanangan HUT ke-451 Kota Ambon yang mengusung tema besar “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”.

Menurut Tukloy, tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan lingkungan hidup yang bersih dan berkualitas sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.

“Lingkungan yang bersih akan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat Maluku,” jelasnya.

Ia menambahkan, posisi Kota Ambon yang menampung sekitar 18,35 persen dari total penduduk Provinsi Maluku menjadikan kualitas lingkungan di ibu kota provinsi itu sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat secara luas.

Menjelang puncak HUT ke-451 Kota Ambon, pemerintah telah menyiapkan sejumlah agenda utama, antara lain aksi bersih pantai dan sungai, lomba kebersihan desa, negeri dan kelurahan, serta edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Selain itu, Pemkot Ambon juga menargetkan penanaman 10.000 anakan gaharu dan 5.000 tanaman produktif bernilai ekonomi tinggi guna mendukung penghijauan sekaligus meningkatkan ekonomi warga.
Rangkaian kegiatan HUT nantinya turut dimeriahkan dengan festival budaya, lomba musik tradisional, paduan suara, vokal grup, hingga doa bersama.

Di sektor pariwisata, Ambon juga bersiap menyambut agenda internasional berupa kedatangan 21 kapal layar dari tujuh negara yang dijadwalkan singgah pada 28–31 Juli 2026.

Panitia pelaksana menggandeng organisasi kepemudaan, komunitas musik, lembaga budaya, serta BUMN dan BUMD melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) guna memastikan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-451 Kota Ambon berjalan sukses, meriah, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Tidak ada komentar