Breaking News

Wali Kota Pastikan Jalan Diaspal Agustus, Warga Bentas Diminta Bersabar

Ambon, CahayaLensa.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan Pemerintah Kota Ambon tidak antikritik dan tidak takut menghadapi aksi demonstrasi. Karena itu, warga Benteng Atas (Bentas) yang berencana menggelar aksi terkait perbaikan jalan dipersilakan menyampaikan aspirasi secara terbuka.

Hal itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai memimpin Apel Pagi Pemerintah Kota Ambon yang dirangkaikan dengan kegiatan perlindungan sosial, kerja bakti, dan Gerakan Tanam Gadihu di Lapangan Apel Balai Kota Ambon, Jumat (24/7).

"Silakan kalau mau demo. Pemerintah Kota Ambon tidak antikritik dan tidak takut didemo. Kami bekerja sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku," tegas Wattimena.

Menurutnya, setiap aspirasi masyarakat akan diterima sebagai bagian dari kritik yang membangun. Namun, pemerintah juga memiliki hak untuk memberikan penjelasan terkait setiap kebijakan yang diambil.

"Negara ini diatur oleh aturan. Aspirasi masyarakat kami terima sebagai bagian dari kritik terhadap pemerintah, tetapi kami juga punya hak untuk menjawab. Kalau suatu pekerjaan masih berproses, ya harus disampaikan bahwa itu memang masih dalam proses," ujarnya.

Terkait tuntutan warga Benteng Atas, Wali Kota memastikan proyek peningkatan Jalan Bentas saat ini telah memasuki tahapan pelelangan.
Ia menjelaskan, meski pemerintah sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, seluruh janji pembangunan kepada masyarakat tetap akan direalisasikan.

"Saya tegaskan, untuk Jalan Bentas sementara dalam proses pelelangan. Memang sekarang kita sedang melakukan efisiensi anggaran secara besar-besaran, tetapi setiap janji Wali Kota kepada masyarakat pasti akan dikerjakan," katanya.

Wattimena menjelaskan, pelaksanaan proyek infrastruktur pemerintah tidak bisa dilakukan secara instan karena harus mengikuti tahapan administrasi, mulai dari perencanaan, penganggaran hingga proses pelelangan.

"Perencanaannya sudah selesai, sekarang tinggal proses pelelangan. Dipastikan bulan Agustus jalan itu sudah mulai diaspal," ungkapnya.

Ia meminta masyarakat bersabar dan memahami bahwa penggunaan anggaran pemerintah memiliki mekanisme yang wajib dipatuhi.

"Sabar saja. Pemerintah tidak bisa bekerja seperti membalik telapak tangan. Penggunaan anggaran negara ada prosedur dan tahapannya. Kalau dipaksakan cepat tanpa mengikuti mekanisme, nanti justru melanggar aturan dan bisa berurusan dengan hukum," jelasnya.

Wattimena juga mengingatkan bahwa dirinya telah meninjau langsung kondisi Jalan Benteng Atas saat terjadi musibah kebakaran beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan tersebut, ia telah berjanji kepada masyarakat bahwa ruas jalan tersebut akan diperbaiki.

"Saya sudah pernah ke Bentas saat meninjau lokasi kebakaran. Waktu itu saya sudah sampaikan bahwa jalan ini pasti akan diaspal. Jadi saya tegaskan lagi, Jalan Bentas dipastikan mulai diaspal pada bulan Agustus," tandasnya.

Tidak ada komentar