135 Peserta Berebut Tiket ke LASQI Tingkat Maluku
Ambon, CahayaLensa.com — Sebanyak 135 peserta mengikuti LASQI Nusantara Fest Tingkat Kota Ambon 2026 di Islamic Center Ambon, Jumat (28/8). Para peserta merupakan hasil seleksi tingkat kecamatan yang kini bersaing menjadi yang terbaik untuk mewakili Kota Ambon pada ajang LASQI tingkat Provinsi Maluku.
Sebelum tampil di tingkat kota, para peserta telah mengikuti seleksi di Kecamatan Sirimau, Nusaniwe, Teluk Ambon dan Baguala. Peserta yang lolos dari tahapan tersebut memperoleh golden ticket untuk melanjutkan kompetisi di tingkat Kota Ambon.
Ketua Panitia LASQI Nusantara Fest Kota Ambon 2026, Nita Bin Umar, mengatakan festival tingkat kota merupakan kelanjutan dari proses seleksi yang telah dilakukan di tingkat kecamatan.
“Pelaksanaan LASQI Nusantara Fest Tingkat Kota Ambon merupakan lanjutan dari proses seleksi yang telah kami laksanakan di tingkat kecamatan,” kata Nita dalam laporannya.
Menurut Nita, 135 peserta yang ambil bagian berasal dari berbagai kategori, termasuk solo vokal anak-anak, remaja dan dewasa putra-putri.
Panitia juga membuka sejumlah cabang lomba lainnya, termasuk grup qasidah untuk ibu-ibu majelis taklim.
Nita mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan seni Islami sekaligus penjaringan peserta untuk menghadapi festival LASQI tingkat Provinsi Maluku.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bank Maluku Maluku Utara, Bank Indonesia, OJK Provinsi Maluku, PLN Kota Ambon serta seluruh pihak yang turut membantu.
Ketua Umum LASQI Nusantara Jaya, Abas Rumadhan, mengatakan LASQI Nusantara Fest tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan seni Islami. Kegiatan ini, kata dia, juga menjadi sarana dakwah, edukasi dan silaturahmi.
Menurut Abas, festival tersebut mempertemukan generasi muda, pelajar, ibu-ibu majelis taklim dan masyarakat melalui seni yang mengandung nilai religius, moral dan budaya.
“LASQI bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana dakwah, ruang edukasi dan komunikasi untuk mempertahankan seni Islami serta budaya yang merupakan warisan kita,” ujar Abas.
Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas terbaik dengan tetap menjunjung sportivitas.
Abas juga mengingatkan peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati.
“Bagi yang belum berkesempatan menjadi juara, jangan berkecil hati. Teruslah berusaha karena belum berhasil tahun ini bukan berarti gagal selamanya,” katanya.
Ia berharap dewan juri dapat melakukan penilaian secara profesional dan transparan sehingga peserta terbaik yang terpilih benar-benar mampu membawa nama Kota Ambon di tingkat Provinsi Maluku.
Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena saat membuka kegiatan mengatakan LASQI Nusantara Fest merupakan bagian dari proses pembinaan seni qasidah yang dilakukan secara berjenjang.
Menurut Wattimena, festival tersebut menjadi ruang untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas dan prestasi generasi muda melalui seni Islami.
“Ini bukan sekadar perlombaan biasa, tetapi menjadi ruang untuk mengembangkan seni qasidah yang di dalamnya terkandung nilai-nilai agama, nilai Islami, moral dan pendidikan,” kata Wattimena.
Ia meminta para peserta mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar dan mempererat persaudaraan.
Wattimena juga mengapresiasi pengurus LASQI Nusantara Jaya, panitia, pembina, pelatih, dewan juri, peserta serta para orang tua yang telah mendukung anak-anak mereka mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Ia berharap pembinaan seni qasidah dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga LASQI tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi sekaligus memiliki karakter yang baik.
“Harapan kita, kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun. Tujuannya bukan hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga membentuk karakter masyarakat yang semakin baik serta melahirkan generasi muda yang bermoral dan berprestasi,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wattimena juga mengajak masyarakat menjadikan rangkaian HUT ke-451 Kota Ambon sebagai momentum untuk menghadirkan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui semangat “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”
Menurut Wattimena, kebersihan tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga harus tercermin dalam hati dan perilaku masyarakat.
“Bersih lingkungan harus diikuti dengan bersih hati dan bersih jiwa. Kalau lingkungan, hati dan jiwa kita bersih, maka kita akan menjadi orang-orang yang sehat,” katanya.
LASQI Nusantara Fest Tingkat Kota Ambon 2026 berlangsung pada 28-31 Agustus. Wattimena berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar serta menghasilkan peserta terbaik yang mampu mengharumkan nama Kota Ambon dan Provinsi Maluku.
“Kegiatan LASQI Nusantara Fest Tingkat Kota Ambon Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujar Wattimena.


Tidak ada komentar