Breaking News

BPOM Aceh Siap Bebaskan 1.000 Warung Kopi dari Boraks dan Produk Pangan Ilegal

Banda Aceh, Cahayalensa.com- Sebanyak 1.000 Warung Kopi siap dibebaskan dari boraks dan produk pangan ilegal oleh BPOM Aceh.

Inovasi Pelayanan Publik Balai Besar POM di Banda Aceh Tribakti Pangan 
Aman “Sanger ureung Aceh” tengah berlangsung dilaksankan ke 1.000 Warung Kopi di 23 
Kabupaten/Kota di Aceh. 

57 kader se- Aceh yang sebelumnya sudah mengikuti Bimbingan Teknis 
pada tanggal 4 Agustus 2022 oleh Balai Besar POM di Banda Aceh telah berhasil melakukan 
intervensi ke 1.000 warung kopi di Aceh, sejak tanggal 5 Agustus – 19 Agustus 2022. 

Program 
Sanger Ureung Aceh ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terutama pemiliki 
warung kopi akan pangan aman, serta menciptakan warungkopi yang aman untuk masyarakat.

Menurut Yudi Noviandi Kepala Balai Besar POM di Banda Aceh “monitoring evaluasi 
yang dilakukan Balai Besar POM di Banda Aceh untuk memastikan kegiatan yang dilakukan oleh 
kader sudah berjalan optimal, dan pihaknya akan terus melakukan pendampingan dengan 
mendatangi beberapa kabupaten kota di Aceh.

Dari beberapa warung kopi yang telah dilakukan intervensi Tribakti Pangan Aman, merasa 
sangat gembira dan berterima kasih dengan adanya kegiatan “Sanger Ureung Aceh” ini, seperti 
yang di ungkapkan oleh Pengelola New Menara Kopi, M Fadhil. 

Kurniadi pemilik Mangga Saru Warung Kopi sangat berterimakasih pada Balai POM di 
Banda Aceh telah mengirimkan kader Pangan Aman untuk memberikan edukasi terkait bahayanya 
produk illegal tanpa izin edar Badan POM serta memberikan edukasi terkait pangan yang aman.

Diharapkan dengan adanya inovasi “Sanger Ureung Aceh” ini, Kesdaran masyarakat akan 
pangan aman meningkat, dan masyarakat Aceh tidak perlu khawatir dengan keamanan pangan di warung kopi. (CL-03)

Tidak ada komentar