Puluhan Warga Dirawat Akibat Diare, Dinkes Malteng Siagakan 37 Puskesmas
Cahayalensa.com, Maluku Tengah - Lonjakan kasus diare dalam beberapa pekan terakhir membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Maluku Tengah mengambil langkah cepat. Sebanyak 37 Puskesmas di 18 kecamatan diminta meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat upaya pencegahan di masyarakat.
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas
Kesehatan Maluku Tengah, M. Djali Talaohu, menyusul puluhan warga, khususnya
anak-anak, yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Masohi akibat diare.
“Kami sudah memerintahkan semua Puskesmas untuk menggalakkan
kembali Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Edukasi kepada masyarakat harus
ditingkatkan, karena pola hidup bersih sangat menentukan dalam mencegah
penyakit seperti diare,” ujar Talaohu, Kamis (25/12
/2025).
Menurut Talaohu, langkah pencegahan ini sangat penting
mengingat masih banyak warga yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan
dan pola hidup sehat. Konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi serta
tinggal di lingkungan yang kotor menjadi faktor utama penyebaran penyakit.
“Kami berharap upaya ini bisa menekan angka kasus diare.
Jika setiap Puskesmas aktif melakukan edukasi dan pencegahan, korban berikutnya
bisa diminimalisir,” jelasnya.
Hingga saat ini, jumlah pasien yang dirawat di RSUD Masohi
mulai menunjukkan penurunan. Beberapa pasien sudah dinyatakan membaik dan
diperbolehkan pulang, meskipun sebagian masih menjalani perawatan lanjutan.
Dinkes Maluku Tengah menegaskan, kesiagaan Puskesmas tidak
hanya untuk memberikan penanganan medis, tetapi juga sebagai pusat edukasi bagi
masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga dalam
menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta memastikan makanan dan minuman yang
dikonsumsi aman.
“Pencegahan selalu lebih efektif daripada pengobatan. Semoga
dengan koordinasi yang baik antara Dinkes, Puskesmas, dan masyarakat, kasus
diare bisa segera dikendalikan,” pungkas Talaohu.



Tidak ada komentar