Untuk Memperkuat Ekosistem Olahraga Daerah, Dispora Ambon Siapkan Pembangunan Sirkuit Balap
AMBON,CahayaLensa.com – Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon terus mengoptimalkan pemanfaatan sarana olahraga sekaligus mendorong pengembangan infrastruktur olahraga strategis di daerah. Salah satu agenda prioritas yang tengah disiapkan adalah rencana pembangunan sirkuit balap di Kota Ambon, sebagai bagian dari penguatan ekosistem olahraga dan pembinaan atlet berprestasi.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dispora Kota Ambon, Richard Luhukay, saat diwawancarai di Kantor Balai Kota Ambon, Senin 19 Januari 2026.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan fiskal pemerintah pusat memang berpengaruh terhadap percepatan pembangunan dan penyelesaian sarana olahraga. Namun demikian, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang bagi Dispora untuk tetap bekerja maksimal melayani kebutuhan pemuda dan olahraga.
“Walaupun ada kebijakan fiskal pusat yang berdampak pada percepatan pembangunan sarana olahraga, itu tidak membuat kami berhenti bekerja atau kehilangan motivasi. Kami tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai kewenangan yang ada,” tegas Luhukay.
Dalam waktu dekat, Dispora Kota Ambon akan mendorong percepatan persiapan lahan untuk pembangunan sirkuit balap. Koordinasi telah dilakukan bersama Ketua Ikatan Motor Indonesia Kota Ambon guna meninjau langsung sejumlah alternatif lokasi yang dinilai layak.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Ketua IMI Kota Ambon untuk turun langsung melihat beberapa lokasi yang memungkinkan. Yang menjadi prioritas kami adalah lahan milik Pemerintah Kota Ambon,” ujarnya.
Pemanfaatan lahan milik pemerintah daerah dinilai strategis karena dapat menekan biaya pembangunan serta meminimalisasi beban anggaran, khususnya yang berkaitan dengan pembebasan lahan.
Saat ini, Dispora masih menunggu rujukan resmi dari bidang aset daerah terkait ketersediaan dan kelayakan lahan yang dapat digunakan.
“Untuk lokasi pastinya, kami belum bisa memastikan.
Kami masih menunggu rekomendasi dari teman-teman aset daerah terkait lahan-lahan milik Pemkot yang bisa dijadikan rujukan. Setelah itu baru kita bawa ke tingkat pusat atau langsung berkoordinasi dengan IMI Pusat,” tambahnya.
Selain mengandalkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, Dispora Kota Ambon juga membuka peluang investasi dari pihak ketiga untuk mempercepat pembangunan sirkuit balap tersebut.
Bahkan, opsi hibah lahan dari masyarakat atau pihak lain tetap terbuka apabila memungkinkan, meski hingga kini masih dalam tahap penjajakan.
Di sisi lain, Dispora Kota Ambon juga memberi perhatian serius pada penguatan pembinaan olahraga prestasi.
Dalam waktu dekat, Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Ambon akan menggelar rapat kerja sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dan penyusunan program pembinaan.
Pada tahun 2026 ini, Dispora melalui KONI Kota Ambon juga berencana menyelenggarakan Pekan Olahraga Kota (Porkot) yang diproyeksikan berlangsung pada triwulan kedua, mendahului pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) yang dijadwalkan pada September 2026. Porkot akan menjadi ajang seleksi sekaligus pemetaan potensi atlet daerah sebagai persiapan menuju Popmal.
“Porkot ini sangat penting, karena menjadi dasar pembinaan atlet menuju Popmal. Kita ingin prosesnya berjalan dengan baik dan terencana,” pungkas Luhukay.
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Kota Ambon berharap pembangunan infrastruktur olahraga dan pembinaan atlet dapat berjalan seiring, tidak hanya untuk meningkatkan prestasi, tetapi juga memperkuat peran olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan identitas Kota Ambon.

Tidak ada komentar