3.000 Anak PAUD di Ambon Kirab Merah Putih, Bodewin: Mereka Akan Gantikan Kita 20–30 Tahun ke Depan
Ambon, CahayaLensa.com – Sebanyak 3.000 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Ambon mengikuti Kirab Merah Putih yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memeriahkan HUT ke-451 Kota Ambon.
Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Ambon dalam laporan panitia menyampaikan, kirab tersebut tidak hanya menjadi kegiatan perayaan, tetapi juga bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap bangsa dan tanah air sejak usia dini.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap bendera Merah Putih serta untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat kebangsaan, persatuan dan nasionalisme siswa PAUD, serta kecintaan anak terhadap Kota Ambon Manise,” kata Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Ambon.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air, meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan, menanamkan nilai nasionalisme dan patriotisme, mempererat kebersamaan antarsiswa, serta mengenang dan menghargai jasa para pahlawan.
Dari total 3.000 peserta, sebanyak 1.000 anak berasal dari taman kanak-kanak (TK) dan 2.000 anak berasal dari kelompok bermain maupun satuan PAUD yang tersebar di Kota Ambon.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pokja Bunda PAUD Kota Ambon dengan dukungan Pemerintah Kota Ambon serta berbagai pihak terkait.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Ambon, Lisa M. Wattimena, mengaku senang melihat antusiasme ribuan anak PAUD yang hadir dengan wajah ceria sambil membawa bendera Merah Putih.
Lisa mengajak anak-anak mengenali dan memahami makna bendera yang mereka pegang.
“Yang di tangan kalian itu apa? Bendera apa? Bendera Merah Putih. Bendera Merah Putih itu dari bangsa mana? Negara apa? Indonesia,” ujar Lisa saat menyapa anak-anak.
Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman nyata yang menyenangkan bagi anak-anak. Pendidikan, menurutnya, tidak hanya diperoleh melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung.
“Pelajaran tidak hanya didapat di dalam kelas, tetapi melalui pengalaman nyata yang menyenangkan seperti kirab Merah Putih hari ini,” katanya.
Lisa juga mengajak anak-anak mengikuti senam tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat yang meliputi bangun pagi tepat waktu, rajin beribadah, mengonsumsi makanan sehat, rajin berolahraga, menyayangi teman, gemar belajar, serta tidur secara teratur.
Ia berharap kebiasaan tersebut dapat membantu membentuk anak-anak yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan.
“Di tangan anak-anak ini membawa harapan besar bahwa masa depan Kota Ambon dan Indonesia berada di tangan generasi yang cerdas, berkarakter dan berjiwa nasional,” ujarnya.
Lisa juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan orang tua yang terus mendampingi anak-anak dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kirab bukan sekadar aktivitas berjalan bersama, tetapi menjadi bagian dari proses membangun karakter, membiasakan hidup sehat, serta menciptakan pengalaman positif bagi tumbuh kembang anak.
Ia juga mengingatkan anak-anak agar mengikuti kirab dengan tertib, tidak terburu-buru, dan tetap menjaga keceriaan.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa anak-anak PAUD yang mengikuti kirab merupakan generasi yang akan menentukan masa depan Kota Ambon, Maluku, dan Indonesia.
Menurut Bodewin, sekitar 20 hingga 30 tahun mendatang, anak-anak tersebut akan mengambil posisi sebagai generasi penerus dan menggantikan para pemimpin yang saat ini menjalankan tugas.
“Hari ini kita berkumpul di Lapangan Merdeka dalam rangka mengikuti Kirab Merah Putih anak-anak PAUD se-Kota Ambon. Kita harus menyadari bahwa anak-anak ini kita persiapkan untuk menjadi generasi penerus Kota Ambon, bangsa dan negara 20 sampai 30 tahun ke depan,” kata Bodewin.
Ia menegaskan tugas orang tua dan guru bukan hanya meningkatkan kecerdasan anak, tetapi juga membentuk karakter mereka sejak dini.
“Selain memberikan pendidikan untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak ini, yang terpenting adalah membina dan membimbing karakter anak-anak ini,” tegasnya.
Bodewin berharap para guru dan orang tua memberikan pendidikan terbaik agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang baik dan mampu membawa Kota Ambon semakin maju.
Kepada anak-anak, Bodewin berpesan agar mereka mulai belajar mengenal diri sendiri, menghargai dan menghormati orang tua, serta menghormati guru dan orang-orang di sekitar mereka.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun karakter yang baik sejak usia dini.
“Mulai dari mengenal diri sendiri, menghargai orang tua, menghormati orang tua, menghargai dan menghormati para guru dan semua orang yang terdekat,” pesannya.
Bodewin berharap anak-anak tersebut kelak menjadi generasi hebat yang mampu membawa perubahan positif bagi Ambon, Maluku, dan Indonesia.
Ia juga mengajak seluruh peserta menikmati kegiatan kirab dengan penuh semangat, tetap ceria, tertib, dan bahagia.
Kirab Merah Putih tersebut kemudian dilanjutkan dengan kegiatan senam dan berbagai aktivitas bersama yang melibatkan anak-anak PAUD, guru, serta orang tua di Lapangan Merdeka Ambon.


Tidak ada komentar