Breaking News

OJK Maluku Jangkau Lebih dari 9.300 Peserta melalui Edukasi Keuangan


AMBON, CahayaLensa.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus memperluas jangkauan literasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, OJK Provinsi Maluku bersama berbagai pemangku kepentingan telah melaksanakan 82 kegiatan literasi dan edukasi keuangan yang menjangkau 9.310 peserta dari berbagai kalangan. (4/9/2026).

Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, saat diwawancarai di sela-sela kegiatan Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan Provinsi Maluku Tahun 2026 di Ambon.

Menurut Haramain, kegiatan edukasi keuangan tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, dan santri hingga karyawan, perempuan, petani dan nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kalangan profesi, serta masyarakat umum.

Berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya OJK untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan serta mendorong pemanfaatan produk dan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

Selama pelaksanaan Bulan Literasi Keuangan periode Mei hingga Agustus 2026, OJK Provinsi Maluku juga menggelar berbagai program melalui Financial Literacy Series dan Financial Literacy Campaign.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Kick-Off Bulan Literasi Keuangan di SMP Negeri 4 Ambon, peluncuran Modul Ajar Literasi Keuangan bersama Pemerintah Kota Ambon, serta kegiatan Training of Trainers (ToT) bagi guru mata pelajaran IPS tingkat SMP dan MTs.

Selain itu, OJK Maluku juga melaksanakan sosialisasi kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, pengenalan produk Simpanan Pelajar (SimPel), edukasi keuangan syariah, hingga edukasi keuangan bagi penyandang disabilitas di SLB Negeri Batu Merah.

Tidak hanya memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat, OJK Provinsi Maluku juga membentuk Duta Literasi Keuangan dengan melibatkan berbagai unsur.

Duta Literasi Keuangan tersebut berasal dari pelaku jasa keuangan, tenaga pendidik, Duta Bahasa Provinsi Maluku, hingga komunitas mahasiswa melalui Duta PELA.

Melalui berbagai program tersebut, OJK Provinsi Maluku berharap literasi keuangan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mengelola keuangan dan mengambil keputusan finansial secara tepat.

Upaya tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menggunakan layanan keuangan yang legal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan.

Tidak ada komentar