Breaking News

Usai Dilantik, Abdullah Vanath Ajak NasDem Maluku Jadikan Partai sebagai Wadah Perjuangan


AMBON, CahayaLensa.com — Abdullah Vanath mengajak kader dan simpatisan Partai NasDem di 11 kabupaten/kota di Maluku menjadikan partai sebagai wadah melanjutkan perjuangan politik sekaligus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Vanath setelah dilantik sebagai Ketua DPW Partai NasDem Maluku dalam Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II NasDem Maluku di Pantai Lia, Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Ahad, 27 September 2026.

Vanath mengatakan kesejahteraan petani dan nelayan harus menjadi salah satu perhatian utama NasDem Maluku. Sebab, kedua kelompok tersebut merupakan bagian penting dari masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perikanan.

“Jika para petani dan nelayan itu bisa kita sejahterakan melalui beberapa langkah konkret, maka itu sama saja dengan mengubah kondisi kemiskinan di Maluku menjadi lebih baik,” kata Vanath.

Ia kemudian menyampaikan pesan kepada kader NasDem di 11 kabupaten/kota, mulai dari Maluku Barat Daya, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Aru, Kota Tual, Maluku Tenggara, Kota Ambon, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Maluku Tengah, Buru hingga Buru Selatan.

“Hari ini saya telah dilantik menjadi Ketua NasDem Provinsi Maluku,” ujarnya.

Vanath kemudian mengisahkan perjalanan politiknya sebelum bergabung dengan NasDem. Ia mengatakan pernah beberapa kali mengalami kekalahan dalam kontestasi politik di Maluku hingga sempat memilih meninggalkan aktivitas politik dan tidak lagi memimpin ataupun bergabung dengan partai politik.

Namun, menjelang Pemilihan Gubernur Maluku 2024, ia kembali mempertimbangkan untuk terjun ke politik setelah mengklaim namanya masuk dalam tiga besar hasil survei.

“Saya tinggal di hutan bertahun-tahun. Tetapi di tahun 2024 menjelang pemilihan Gubernur Maluku, ternyata rilis survei menempatkan Haji Abdul Raufana, seorang petani pala, masuk dalam tiga besar,” katanya.

Menurut Vanath, hasil survei tersebut menjadi salah satu pertimbangan untuk kembali melanjutkan perjuangan politik yang sebelumnya pernah dilakukan bersama masyarakat.

Ia mengaku pernah berupaya maju sebagai calon gubernur sejak 2012 melalui pengumpulan KTP. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena tidak memiliki dukungan partai politik yang cukup.

“Kita kalah karena tidak memiliki partai yang besar,” ujarnya.

Kini, setelah bergabung dengan NasDem, Vanath mengatakan partai tersebut akan menjadi wadah untuk melanjutkan perjuangan politik bersama masyarakat Maluku.

“Hari ini, dengan dilantiknya saya sebagai Ketua Wilayah Partai NasDem Provinsi Maluku, kawan-kawan semua yang ada di Pulau Buru, Pulau Seram, seluruh pulau-pulau di Kei sampai Tanimbar, hari ini katong sudah punya partai. Namanya Partai NasDem, tempat untuk katong perjuangan sama-sama,” katanya.

Vanath menegaskan perjuangan NasDem di Maluku tidak boleh berhenti pada aktivitas politik, tetapi harus diterjemahkan dalam agenda yang menyentuh persoalan ekonomi masyarakat.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan persentase penduduk miskin di Maluku pada September 2025 mencapai 15,25 persen atau 286,86 ribu orang. Angka kemiskinan di perdesaan mencapai 24,01 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan perkotaan yang berada di angka 4,80 persen.

“Partai harus menjadi alat perjuangan kita untuk meneruskan perjuangan-perjuangan kita di tahun-tahun sebelumnya,” kata Vanath.

Saan Minta Kader NasDem Maluku Rapatkan Barisan

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Saan Mustopa meminta seluruh jajaran NasDem Maluku memperkuat soliditas dan kerja bersama menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

Pesan tersebut disampaikan Saan saat membuka Rakerwil II Partai NasDem Maluku di lokasi yang sama.

Menurut Saan, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh meminta seluruh jajaran partai di setiap tingkatan merapatkan barisan.

“Ketua Umum menyampaikan kepada kita semua, mulai saat ini di semua level kepengurusan untuk sama-sama mulai merapatkan barisan di antara kita semua,” kata Saan.

Ia mengatakan kader juga harus saling menguatkan dan mendukung di tengah dinamika internal maupun eksternal partai.

“Ketua Umum juga menyampaikan kepada kita semua, dalam dinamika internal dan eksternal yang begitu kompetitif ke depan, agar di antara kita satu sama lain bisa saling membesarkan hati, saling menguatkan, dan saling mendukung,” ujarnya.

Saan menyebut konsolidasi organisasi diperlukan untuk menghadapi Pemilu 2029. Ia mengatakan perolehan kursi legislatif membutuhkan kerja dan perjuangan bersama seluruh kader.

“Tidak ada yang namanya kemenangan tanpa kerja keras, tidak ada yang namanya kemenangan tanpa perjuangan, dan tidak ada yang namanya kemenangan tanpa pengorbanan,” katanya.

NasDem Ingin Kembali Raih Kursi DPR RI

Salah satu agenda yang disampaikan Saan adalah upaya NasDem Maluku memperoleh kembali kursi DPR RI dari daerah pemilihan Maluku pada Pemilu 2029.

Pada Pemilu 2024, dapil Maluku memiliki alokasi sembilan kursi DPR RI. Berdasarkan hasil pemilu, empat partai memperoleh kursi dari dapil tersebut, yakni PAN, PKS, PDIP, dan Gerindra. NasDem tidak memperoleh kursi DPR RI dari dapil Maluku.

“Dengan perjuangan, pengorbanan dan kerja keras yang kita lakukan secara bersama-sama, apa yang menjadi harapan kita semua, NasDem untuk bisa mengembalikan kursi DPR RI, itu bisa kita dapatkan,” ujar Saan.

Selain target elektoral, Saan mengatakan kerja politik NasDem di Maluku perlu diterjemahkan melalui program yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk ketahanan pangan, energi, dan air.

“Program-program Partai NasDem di Maluku sekaligus juga dalam kerangka memperkuat dan menerjemahkan program-program Presiden kita, Prabowo Subianto, menjaga ketahanan pangan, ketahanan energi dan ketahanan air,” katanya.

Saan juga menyampaikan target Ketua Umum Surya Paloh agar NasDem masuk dalam tiga besar partai politik secara nasional.

“Mari kita sama-sama wujudkan apa yang menjadi agenda, keinginan, tujuan dan cita-cita Ketua Umum Partai NasDem kita, Bapak Surya Paloh, yaitu menjadikan Partai NasDem secara nasional ada di posisi tiga besar,” ujarnya.

Ia meminta pengurus DPW, DPD, anggota legislatif, serta organisasi sayap dan badan partai menjadikan Rakerwil sebagai momentum memperkuat konsolidasi organisasi.

Saan juga menyampaikan ucapan selamat kepada Abdullah Vanath dan jajaran DPW NasDem Maluku, termasuk pengurus Garnita Malahayati serta Petani dan Nelayan NasDem yang turut dilantik.

“Kalau itu kita lakukan secara sungguh-sungguh, saya yakin ketahanan pangan, ketahanan energi dan air kita, insyaallah bisa kita wujudkan secara bersama-sama,” pungkasnya.

Tidak ada komentar