Breaking News

Ambon Raih Penghargaan Sampah dan Rp1 Miliar, DLHP: Itu Hanya Bonus


AMBON, CahayaLensa.com — Pemerintah Kota Ambon mendapat apresiasi atas upaya pengelolaan sampah dan lingkungan. Selain meraih juara III nasional, Pemkot Ambon juga memperoleh bantuan apresiasi sebesar Rp1 miliar.

Bagi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz, penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir. Ia menyebut piala yang diraih pemerintah daerah sebagai bonus dari kerja bersama dalam menangani persoalan sampah.

“Penghargaan hanya bonus. Kerja-kerja kita hari ini mendapatkan penilaian yang baik dari pemerintah pusat,” kata Apries kepada media ini Jumat (18/9)

Penghargaan tersebut diraih Pemkot Ambon dalam kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II di Studio TV One, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Selain penghargaan, Pemkot Ambon mendapatkan bantuan apresiasi sebesar Rp1 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung program persampahan di Kota Ambon.

“Bantuan apresiasi yang kita dapatkan itu Rp1 miliar. Yang pasti akan digunakan untuk mendukung program persampahan Kota Ambon,” ujarnya.


Apries mengatakan penilaian positif dari pemerintah pusat tidak hanya menjadi pengakuan terhadap kerja pemerintah. Menurut dia, capaian tersebut juga menunjukkan adanya perkembangan kesadaran masyarakat terhadap persoalan sampah.

“Itu berarti tingkat kesadaran masyarakat juga semakin baik,” katanya.

Ia menilai pengelolaan sampah merupakan kerja bersama. DLHP tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.

Di lapangan, kata Apries, petugas DLHP menjadi salah satu bagian penting dalam menjalankan pelayanan persampahan. Mereka bekerja setiap hari menangani sampah di berbagai wilayah Kota Ambon.

Dukungan juga datang dari seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon, mulai dari Wali Kota Bodewin M. Wattimena, Wakil Wali Kota Ely Toisutta hingga para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Di samping dukungan dari semua petugas DLHP Kota Ambon dan juga seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon, Pak Wali, Ibu Wawali dan seluruh pimpinan OPD,” ujar Apries.


Bantuan Rp1 miliar tersebut kini menjadi tambahan dukungan bagi program persampahan Kota Ambon. Apries memastikan bantuan itu akan diarahkan untuk mendukung pekerjaan pengelolaan sampah.

Penghargaan nasional yang diterima Pemkot Ambon sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan sampah membutuhkan kerja yang berkelanjutan.

Bagi Apries, piala bukanlah akhir. Yang lebih penting adalah mempertahankan kerja petugas, memperkuat dukungan pemerintah, dan mendorong kesadaran masyarakat agar persoalan sampah dapat ditangani secara bersama-sama.

“Penghargaan hanya bonus.”

Tidak ada komentar