Breaking News

Pemkot Ambon Raih Juara III Nasional Pengelolaan Sampah dan Lingkungan


AMBON, CahayaLensa.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon meraih juara III tingkat nasional kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II yang berlangsung di Studio TV One, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Ambon.

Mereka di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Bappeda Kota Ambon.

Atas apresiasi tersebut, Bodewin menegaskan Pemkot Ambon tidak akan berhenti melakukan pembenahan dalam pengelolaan sampah dan lingkungan.

Menurut Bodewin, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah. Perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan Kota Ambon yang bersih dan sehat.

“Sejak awal Pemkot Ambon berkomitmen untuk mengurangi masalah sampah di Kota Ambon. Kita membuktikan bahwa kita serius, mulai dari pengadaan delapan mobil truk sampah baru, kemudian pembenahan tempat-tempat pembuangan sementara yang lebih higienis,” kata Bodewin.

Dia menjelaskan, Pemkot Ambon telah melakukan sejumlah langkah untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah. Salah satunya melalui pengadaan delapan unit truk sampah baru untuk memperkuat armada pengangkutan.

Selain penambahan armada, pembenahan juga dilakukan terhadap tempat pembuangan sementara (TPS).

TPS yang sebelumnya menggunakan bak beton secara bertahap diarahkan menjadi fasilitas pembuangan sampah yang lebih higienis dan tertata.

Bodewin mengatakan pembenahan sarana dan prasarana persampahan merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.

“Kita juga berupaya memperbaiki tempat pembuangan akhir yang ada di Ambon. Ini bagian dari upaya memperbaiki sarana dan prasarana pengelolaan sampah, tetapi juga berupaya meminimalisir persoalan sampah di Kota Ambon,” ujarnya.

Bodewin menyebut apresiasi dari pemerintah pusat menjadi dorongan bagi Pemkot Ambon untuk meningkatkan kinerja dalam pengelolaan lingkungan.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan menjadi alasan untuk berhenti melakukan pembenahan.

“Kalau hari ini kita diberikan apresiasi, saya rasa kita bersyukur. Tetapi ini menjadi dukungan bagi kita untuk semakin bersemangat melakukan perbaikan dalam pengolahan sampah,” katanya.

Selain pengelolaan sampah, Pemkot Ambon juga menjalankan berbagai program lingkungan, termasuk gerakan penanaman pohon dan penghijauan yang melibatkan masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depan Kota Ambon semakin bersih, semakin asri. Kemarin kita lakukan gerakan tanam pohon dan lain-lain, itu bagian daripada upaya kita mendukung program pemerintah pusat,” tutur Bodewin.

Bodewin kemudian mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan. Dia menilai keberhasilan program pemerintah dalam menangani persoalan sampah membutuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Ia meminta warga membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Tentu apresiasi ini adalah apresiasi pemerintah pusat atas kerja keras pemerintah dan masyarakat. Saya berpesan kepada warga Kota Ambon, mari kita saling mendukung dan membangun kesadaran bersama untuk membuang sampah pada tempatnya,” kata Bodewin.

“Jangan membuang sampah di sembarang tempat, supaya Kota Ambon semakin aman, semakin bersih,” tandasnya.

Tidak ada komentar