Breaking News

PLN Wilayah Maluku Diminta Evaluasi Kinerja PLN Cabang Saparua

Masyarakat yang mendiami Kecamatan Saparua meminta, Kepala PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, untuk dapat mengevaluasi kinerja dari Kepala PLN Cabang Saparua, yang dinilai tidak becus dan tidak cekatan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
Ambon, Cahayalensa.com : Masyarakat yang mendiami Kecamatan Saparua meminta, Kepala PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, untuk dapat mengevaluasi kinerja dari Kepala PLN Cabang Saparua, yang dinilai tidak becus dan tidak cekatan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

Pasalnya, proses pemadaman listrik yang terjadi sejak tanggal 9 Januari lalu, hingga saat ini belum juga teratasi, yang anehnya lagi dalam proses pemadaman listrik pada 17 desa tidak disertai dengan pemberitahuan kepada masyarakat maupun pihak Desa.

"Kalau memang mesin PLN rusak pihak pertamina cabang  Saparua harus umumkan kepada masyarakat agar dapat diketahui. Tapi pada kenyataannya tidak, sejak tanggal 9 Januari lalu sampai sekarang belum juga diatasi, ini kinerja seperti apa yang di tunjukan Kepala PLN Cabang  Saparua,” Demikian disampaikan salah satu Sumber terpercaya koran ini kepada  wartawan kemarin.

Menurutnya, pemadaman listrik yang terjadi di Kecamatan Saparua membuat masyarakat semakin resah dan bimbang, karena sejak pemadaman itu terjadi seluruh aktivitas perkantoran dan pelayanan publik bagi masyarakat di kecamatan Saparua  tidak berjalan dengan baik, bahkan sebagian besar masyarakat  yang pekerjaannya menggunakan aliran listrik mengalami kerugian besar.

Seharusnya, tambahnya,  Kepala PLN Cabang  Saparua, sudah mengambil langkah antisipasi sebelum pemadaman listrik itu terjadi, sehingga masyarakat juga bisa memahami dan mengambil langkah-langkah antisipasi sampai pelayanan listrik normal kembali.

"Jujur saja seluruh aktivitas perkantoran dan masyarakat lumpuh akibat dari pemadaman ini bahkan ada masyarakat yang usahanya menggunakan aliran listrik rugi besar dan ini tentunya membuat masyarakat semakin resah,” Ungkap Sumber ini.

Untuk itu, jika dalam waktu dekat juga belum teratasi proses pemadaman listrik di Kecamatan Saparua, maka masyarakat dengan tegas meminta, Kepala PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara  untuk dapat mengganti Kepala PLN Cabang  Saparua, bila perlu di copot dari jabatannya, karena dinilai tidak profesional dan tidak bertanggung jawab dalam tugas.

Bahkan masyarakat juga meminta, Kepala PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara mempertanyakan Management seperti apa yang digunakan PLN Cabang Saparua, sampai proses pemadaman listrik di kecamatan Saparua sampai saat ini belum juga teratasi.

"Kami juga minta Kepala PLN Wilayah mempertanyakan Management seperti apa yang di gunakan PLN Saparua sampai lamban dalam mengantisipasi pemadaman listrik,” Pinta Sumber ini ( AF)

Tidak ada komentar