Kepala OJK Maluku Ajak Media Perkuat Literasi Keuangan Lewat OJK Maluku Bastori Triwulan II
Ambon, CahayaLensa.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan OJK Maluku Bastori Triwulan II Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor OJK Maluku, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum berbagi informasi mengenai dinamika dan perkembangan sektor jasa keuangan di Maluku secara terbuka, santai, namun tetap substantif dan berbasis data.
Kepala OJK Maluku, Haramain Billady, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang hadir, dari Kota Ambon maupun.
Ia mengaku bersyukur akhirnya dapat bertemu secara lebih dekat dengan para jurnalis setelah resmi dilantik di Jakarta pada awal April 2026 dan dikukuhkan pada pertengahan Mei.
“Saya sangat senang akhirnya bisa bertemu dengan teman-teman semua dalam kondisi yang lebih enak, sehingga kita bisa sama-sama berdiskusi,” ujar Haramain.
Menurutnya, forum Bastori tidak hanya menjadi sarana bagi OJK untuk menyampaikan informasi, tetapi juga membuka ruang bagi media untuk memberikan pertanyaan, masukan, maupun informasi mengenai berbagai persoalan sektor jasa keuangan yang berkembang di masyarakat.
Haramain menilai media memiliki peran strategis dalam mendukung tugas OJK, khususnya dalam menyampaikan informasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai produk serta layanan jasa keuangan.
“Media sangat membantu kami untuk bisa menyampaikan informasi. Teman-teman media juga bisa membantu kami dalam menjalankan tugas kepada masyarakat supaya bisa memilih produk jasa keuangan yang baik,” katanya.
Ia berharap kegiatan Bastori dapat dilaksanakan secara rutin, baik dalam bentuk pertemuan berkala maupun diskusi tematik sesuai kebutuhan media.
Menurut Haramain, wartawan dapat menyampaikan topik tertentu yang membutuhkan penjelasan OJK, seperti perkembangan pasar modal maupun isu lainnya yang berkaitan dengan sektor jasa keuangan.
“Kalau ada teman-teman wartawan yang membutuhkan penjelasan secara tematik, silakan disampaikan. Mau terkait pasar modal atau apa pun, nanti bisa dikoordinasikan dengan panitia,” jelasnya.
Haramain menegaskan hubungan OJK dan media bukan sekadar hubungan kerja, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi keuangan yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menilai keberadaan media yang independen sangat penting dalam membantu lembaga pengawas sektor jasa keuangan menyampaikan kebijakan, edukasi, serta perlindungan konsumen kepada masyarakat.
Karena itu, OJK Maluku membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan media, termasuk kemungkinan pelaksanaan pelatihan atau kegiatan peningkatan kapasitas wartawan mengenai sektor jasa keuangan.
Haramain juga menyampaikan bahwa dirinya masih dalam proses mengenal lebih dekat seluruh wartawan di Maluku karena jumlahnya cukup banyak.
Ia berharap intensitas pertemuan dan komunikasi di lapangan dapat membuat hubungan antara OJK dan insan pers semakin erat.
“Saya berharap dengan kita sering bertemu dan bertemu di lapangan, saya bisa mengenal satu per satu Bapak dan Ibu semua,” ujarnya.
Memasuki materi utama Bastori, Haramain menjelaskan alasan OJK memilih pertengahan Agustus untuk menyampaikan perkembangan sektor jasa keuangan Triwulan II 2026.
Menurutnya, data ekonomi Triwulan II menjadi salah satu pijakan penting untuk melihat kondisi sektor jasa keuangan di Maluku.
Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Maluku pada Triwulan II 2026 menunjukkan perkembangan positif dan menjadi konteks penting dalam melihat kinerja sektor perbankan maupun industri jasa keuangan lainnya.
Melalui kegiatan Bastori, OJK Maluku tidak hanya menyampaikan data dan perkembangan sektor jasa keuangan, tetapi juga membuka ruang dialog dengan media agar informasi yang diterima masyarakat semakin komprehensif.
Forum tersebut diharapkan menjadi agenda komunikasi publik yang berkelanjutan antara OJK Maluku dan insan pers dalam mendorong literasi, inklusi, serta perlindungan konsumen sektor jasa keuangan di Maluku.


Tidak ada komentar