OJK Maluku Dorong UMKM Gunakan QRIS untuk Perkuat Akses Pembiayaan
AMBON, CahayaLensa.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus berkomitmen mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon melalui peningkatan literasi keuangan dan pemanfaatan layanan keuangan digital.
Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billadi, usai pembukaan kegiatan DPRD Expo 2026 di Kota Ambon,Rabu (2/9/2026)
Haramain mengatakan, OJK akan terus membangun kolaborasi bersama Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian pelaku UMKM, terutama dalam pemahaman serta pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan.
“Ke depan, kita bersama-sama dengan Pemerintah Kota akan terus mengembangkan UMKM, termasuk meningkatkan literasi keuangan bagi para pelaku UMKM,” ujar Haramain.
Menurutnya, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya berfokus pada aktivitas berjualan, tetapi juga mampu memanfaatkan berbagai produk dan layanan keuangan, termasuk tabungan dan layanan perbankan lainnya.
Selain itu, OJK Maluku juga akan mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam setiap transaksi usaha.
Penggunaan QRIS, kata Haramain, akan membantu pelaku usaha memiliki catatan atau rekam jejak transaksi yang lebih baik dan terdokumentasi.
“Kita juga akan mendorong para pelaku UMKM untuk menggunakan QRIS dalam setiap transaksi. Dengan demikian, transaksi usaha mereka dapat tercatat dengan baik,” katanya.
Ia menjelaskan, rekam jejak transaksi tersebut dapat menjadi salah satu faktor pendukung bagi pelaku UMKM ketika membutuhkan akses pembiayaan dari sektor perbankan.
“Hal ini tentunya akan sangat membantu ketika para pelaku UMKM membutuhkan akses pembiayaan dari perbankan, karena rekam jejak transaksi mereka sudah tersedia dan dapat menjadi salah satu pendukung dalam proses pengajuan pembiayaan,” jelasnya.
Haramain menambahkan, OJK Maluku akan terus mendukung berbagai kegiatan yang memberikan ruang promosi dan pengembangan bagi UMKM, termasuk melalui pelaksanaan DPRD Expo 2026.
Menurutnya, kegiatan expo menjadi wadah yang strategis untuk mendorong pertumbuhan UMKM, memperluas akses pasar, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kemandirian para pelaku usaha di Kota Ambon.
“Oleh karena itu, kami akan selalu mendukung berbagai kegiatan seperti expo ini, karena menjadi ruang yang sangat baik untuk mendorong pertumbuhan UMKM, memperluas pasar, serta meningkatkan kapasitas dan kemandirian para pelaku usaha,” pungkas Haramain.


Tidak ada komentar